Panduan Teknis: Tekuk Tonjolan Logam Lembaran – Cara Membentuk Lengkung Jari-Jari Besar
RINGKASAN
Dalam fabrikasi lembaran logam harian, operator biasanya menangani sudut siku-siku 90 derajat atau tikungan tajam standar lainnya. Namun, membentuk komponen lembaran logam dengan lengkung jari-jari besar menimbulkan tantangan unik, karena peralatan press brake standar dirancang untuk tikungan-V standar.
Cara paling efektif untuk membentuk lengkung jari-jari besar tanpa peralatan khusus adalah melalui proses yang dikenal sebagai bump bending (atau step bending). Panduan ini menjelaskan perhitungan teoretis di balik bump bending , termasuk panjang busur, jumlah tikungan, dan sudut per tikungan, guna membantu Anda mencapai lengkung jari-jari besar yang presisi menggunakan press brake CNC.
Prinsip Bump Bending
Bump bending memanfaatkan die-V standar dan punch standar untuk menciptakan lengkung besar melalui serangkaian tikungan kecil berulang. Dengan mengatur jarak umpan (ukuran langkah) dan kedalaman penetrasi punch pada setiap tekanan, press brake CNC secara efektif mendekati lengkung kontinu besar.
Perhitungan Bump Bending Langkah demi Langkah
Untuk memahami perhitungan tersebut, mari kita gunakan contoh praktis dengan parameter berikut (seperti ditunjukkan pada gambar CAD referensi):
· Ketebalan Lembaran (T): 2 mm
· Sudut Pembengkokan Total: 120° (Ini berarti bagian tersebut dibengkokkan sebesar 60°, sehingga menghasilkan sudut dalam sebesar 120°)
· Jari-Jari Luar: R30
· Jari-Jari Sumbu Netral (R): R29 (Untuk perhitungan busur, kami menggunakan sumbu netral, yang umumnya terletak pada setengah ketebalan material dari jari-jari dalam. Jari-jari luar R30 dikurangi setengah ketebalan 1 mm = R29)
· Panjang Busur Sumbu Netral (L): 30,37 mm
Untuk memprogram mesin press brake CNC, kami perlu menghitung dua nilai kritis: Jumlah pembengkokan dan Sudut per Tekukan .

1. Hitung Jumlah Tekukan
Pertama, tentukan jarak umpan (ukuran langkah) antar setiap pukulan. Langkah yang lebih kecil menghasilkan lengkungan yang lebih halus tetapi memerlukan waktu lebih lama. Misalkan jarak umpan sebesar 2 mm per langkah .
RUMUS: Jumlah Tekukan = Panjang Busur Sumbu Netral / Jarak Umpan
Perhitungan: 30,37 mm / 2 mm = 15,185
Dibulatkan ke bilangan bulat terdekat, diperoleh 15 tekukan .
2. Hitung Sudut per Tekukan (Teoretis)
Selanjutnya, kita harus menghitung sudut spesifik yang harus dicapai oleh pukulan pada masing-masing dari 15 langkah tersebut.
RUMUS: Sudut per Tekukan = 180° - [ (Jarak Umpan / Panjang Busur) × (180° - Jumlah Sudut Tekukan) ]
Catatan: "Jumlah Sudut Tekukan" di sini mengacu pada sudut inklusif akhir komponen (120°), sehingga deviasi tekukan aktual adalah (180° - 120°) = 60°.
Perhitungan: Sudut per Tekukan = 180° - [ (2 / 30,37) × 60° ] = 180° - [ 0,0658 × 60° ] = 180° - 3,95° ≈ 176°
Oleh karena itu, mesin harus melakukan 15 tekukan berturut-turut, masing-masing dengan sudut 176 derajat .
3. Rumus Perkiraan Cepat
Jika Anda tidak dapat dengan mudah mengukur panjang busur secara tepat di area produksi, Anda dapat menggunakan rumus sederhana yang didasarkan langsung pada jari-jari sumbu netral:
Rumus Sederhana: Sudut per Tekukan = 180° - [ (Jarak Umpan / (3,14 × Jari-jari Sumbu Netral)) × 180° ]
Perhitungan: Sudut per Tekukan = 180° - [ (2 / (3,14 × 29)) × 180° ] ≈ 176°
(Jika Anda memutuskan untuk meningkatkan ukuran langkah menjadi 3 mm guna mempercepat produksi, cukup ganti angka '2' dalam rumus-rumus tersebut dengan '3' lalu hitung ulang.)
Pentingnya Ketepatan CNC dalam Bump Bending
Perlu diperhatikan bahwa perhitungan ini bersifat teoretis. Dalam fabrikasi dunia nyata, springback bahan dan keausan alat berarti operator harus menyesuaikan hasil secara presisi berdasarkan rumus-rumus ini.
Metode ini sangat bergantung pada kemampuan teknologi CNC modern. Karena panjang busur total suatu lengkungan besar jauh melebihi lebar perkakas standar, mesin harus menggunakan beberapa langkah penempatan otomatis untuk menyelesaikan keseluruhan lengkungan.
Kompromi:
· Jumlah tekukan lebih sedikit (ukuran langkah lebih besar): Produksi lebih cepat, tetapi menghasilkan bekas lipatan yang terlihat (chatter marks) pada lengkungan.
· Jumlah tekukan lebih banyak (ukuran langkah lebih kecil): Lengkungan estetis yang jauh lebih halus, tetapi menurunkan efisiensi proses.
Karena bump bending memerlukan penyesuaian berulang yang sangat kecil terhadap sudut tekukan dan posisi backgauge yang tepat, mesin ini memerlukan mesin bending CNC presisi tinggi . Jika presisi mesin rendah, kesalahan kecil dari masing-masing 15 kali pembengkokan akan terakumulasi, menghasilkan sudut dan dimensi akhir yang sangat menyimpang.
Untuk secara konsisten memproduksi komponen logam lembaran berjari-jari besar berkualitas tinggi, diperlukan investasi pada mesin bending CNC yang sangat akurat dan stabil, seperti yang dirancang oleh DARDON , sangat penting.
Hubungi DARDON
Apakah Anda ingin meningkatkan presisi pembentukan logam lembaran serta menangani profil pembengkokan kompleks dengan mudah? Hubungi DARDON hari ini untuk menjelajahi mesin bending CNC canggih dan pusat pembengkokan fleksibel kami.